Harapankitanews- Dinilai tak mampu menekan inflasi dan menurunkan harga beras di wilayah Kota Cimahi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mencopot Dikdik Sutarno Nugrahawan dari jabatan Pj Wali Kota (Walkot) Cimahi.
Pencopotan itu disampaikan Tito saat rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2023, sebagaimana dikutik dari laman berita nasional detik.com, Senin (9/10).
Tito mengaku bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan Dikdik bahwa inflasi di Kota Cimahi tinggi dan memerintahkan untuk segera melakukan langkah-langkah oenanggulangan secara konkret.
“Saya sudah berkali-kali menyampaikan pada Kota Cimahi, inflasinya tinggi, berasnya naik tidak turun-turun,” katanya.
Tito mengatakan inflasi terus tak terkendali di Cimahi. Padahal, Kota Cimahi merupakan salah satu daerah penghasil cabai di Jawa Barat.
“Saya sudah berkali-kali ingatkan, tapi tidak juga terkendali,” ujarnya.
Surat pencopotan Dikdik pun sudah ditandatangani dan dikeluarkan Kemendagri pada Sabtu (7/10) lalu dan sudah resmi diganti dengan Walikota baru.
“Saya minta untuk diganti dan sudah diganti dan sudah saya tandatangani hari Sabtu lalu dengan wali kota baru,” tandasnya.
Tak Mampu Tekan Inflasi, Mendagri Copot PJ. Walikota Cimahi
Dinilai tak mampu menekan inflasi dan menurunkan harga beras di wilayah Kota Cimahi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mencopot Dikdik Sutarno Nugrahawan dari jabatan Pj Wali Kota (Walkot) Cimahi.
Pencopotan itu disampaikan Tito saat rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2023, sebagaimana dikutik dari laman berita nasional detik.com, Senin (9/10).
Tito mengaku bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan Dikdik bahwa inflasi di Kota Cimahi tinggi dan memerintahkan untuk segera melakukan langkah-langkah oenanggulangan secara konkret.
“Saya sudah berkali-kali menyampaikan pada Kota Cimahi, inflasinya tinggi, berasnya naik tidak turun-turun,” katanya.
Tito mengatakan inflasi terus tak terkendali di Cimahi. Padahal, Kota Cimahi merupakan salah satu daerah penghasil cabai di Jawa Barat.
“Saya sudah berkali-kali ingatkan, tapi tidak juga terkendali,” ujarnya.
Surat pencopotan Dikdik pun sudah ditandatangani dan dikeluarkan Kemendagri pada Sabtu (7/10) lalu dan sudah resmi diganti dengan Walikota baru.
“Saya minta untuk diganti dan sudah diganti dan sudah saya tandatangani hari Sabtu lalu dengan wali kota baru,” tandasnya.













