Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengaku Bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya segala pengorbanan dan kerja keras “Superteam” seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Bandung Barat sehingga memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengaku bangga dan sangat mengapresiasi seluruh “Superteam” yang terlibat dalam pencapaian ini, sehingga Kabupaten Bandung Barat dapat kembali meraih opini WTP 3 kali berturut-turut dan yang ke 4 kalinya sejak KBB berdiri,” ujar Arsan.
Ia mengaku setuju ketika harus menyebut seluruh pihak yang terlibat disebut sebagai “Superteam”. Pasalnya, swluruh unsur Pemerintah Daerah mampu menyamakan persepsi serta dapat bekerja dengan baik dalam menyajikan berbagai laporan keuangan dihadapan para pemeriksa.
“Alhamdulillah, swlueuh tim dapat menyamakan persepsi, sehingga dapat bekerja dengan baik dan menyamakan persepsi dihapadan para pemeriksa,” katanya.
Arsan menyadari, meski opini WTP merupakan predikat terbaik dalam penyajian laporan keuangan sebuah pemerintah daerah, namun bukan berarti apa yang disajikan sudah sempurna.
Karena, BPK RI tetap memberikan penekanan-penekanan terhadap beberapa hal yang harus diperbaiki dan disempurnakan.
“Kami menyadari masih ada kekurangan dari laporan keuangan yang kami sajikan. Dan kami akan berusaha akan segera memperbaikinya secepat mungkin untuk Kabupaten Bandung Barat yang lebih baik,” tegasnya.
Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengaku Bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya segala pengorbanan dan kerja keras “Superteam” seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Bandung Barat sehingga memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengaku bangga dan sangat mengapresiasi seluruh “Superteam” yang terlibat dalam pencapaian ini, sehingga Kabupaten Bandung Barat dapat kembali meraih opini WTP 3 kali berturut-turut dan yang ke 4 kalinya sejak KBB berdiri,” ujar Arsan.
Ia mengaku setuju ketika harus menyebut seluruh pihak yang terlibat disebut sebagai “Superteam”. Pasalnya, swluruh unsur Pemerintah Daerah mampu menyamakan persepsi serta dapat bekerja dengan baik dalam menyajikan berbagai laporan keuangan dihadapan para pemeriksa.
“Alhamdulillah, swlueuh tim dapat menyamakan persepsi, sehingga dapat bekerja dengan baik dan menyamakan persepsi dihapadan para pemeriksa,” katanya.
Arsan menyadari, meski opini WTP merupakan predikat terbaik dalam penyajian laporan keuangan sebuah pemerintah daerah, namun bukan berarti apa yang disajikan sudah sempurna.
Karena, BPK RI tetap memberikan penekanan-penekanan terhadap beberapa hal yang harus diperbaiki dan disempurnakan.
“Kami menyadari masih ada kekurangan dari laporan keuangan yang kami sajikan. Dan kami akan berusaha akan segera memperbaikinya secepat mungkin untuk Kabupaten Bandung Barat yang lebih baik,” tegasnya.













